Semarak Hari Kesehatan Nasional ke-53 di CFD

Sehat adalah dambaan bagi semua orang. Apalah artinya popularitas, harta yang berlimpah dan jabatan yang tinggi jika badan tidak sehat. Jika sakit, tentu kita tidak bisa menikmati itu semua. Oleh karena itu guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengadakan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 di area Car Free Day Sudirman pada Minggu, 12 November 2017.
HKN ke-53 (dok. kesmas.kemkes.go.id)
Tema yang diusung pada HKN kali ini adalah "Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku." Hal ini karena keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang menjadi inti pembangunan kesehatan, sesuai dengan UU Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 dan program Indonesia Sehat yang dilakukan melalui pendekatan keluarga. Dikutip dari website kemkes, HKN menjadi momentum bagi para insan kesehatan terutama jajaran Kementerian Kesehatan untuk melakukan refleksi tentang sejauh mana keberhasilan upaya kesehatan yang telah dilakukan. Tak hanya secara promotif, namun juga preventif, kuratif bahkan rehabilitatif dalam meningkatkan derajat kesehatan bangsa Indonesia.

''Kami ingin agar masyarakat dapat berperilaku hidup sehat secara terus menerus dalam kehidupan sehari-hari,'' tutur Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek saat memberikan sambutan.

Acara HKN 2017 dihadiri oleh berbagai pihak. Selain menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, hadir pula wakil presiden RI Jusuf Kalla, jajaran kementerian/lembaga, BUMN, institusi pendidikan kesehatan, mitra kesehatan, dan organisasi masyarakat. Beberapa perwakilan dari negara-negara sahabat seperti Kedubes Afganistan, Kedubes Laos, Kedubes Malaysia, Kedubes Venuzuela dan Kedubes Ceko juga turut memberikan dukungan. Tak ketinggalan pula masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Mereka semua berkumpul di sekitar Bundaran HI dalam rangka menyukseskan pelaksanaan HKN ke-53.
Nila Moeloek, Jusuf Kalla dan Mufidah Kalla dalam HKN ke-53 (dok. detak.co)
Terdapat berbagai kegiatan menarik pada pelaksanaan HKN 2017. Tak hanya lomba gerak jalan, namun ada pula pemeriksaan kesehatan, bazaar buah, bazaar ikan dan bahkan lomba foto instagram yang tentu saja bisa diikuti oleh masyarakat umum. Ada pula teleconference yang dilakukan oleh Jusuf Kalla dengan perwakilan beberapa kepala daerah, seperti  Bali, Jawa Timur, Riau, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Selatan. 

Bazar buah di HKN ke-53 (dokpri)
Kemeriahan di HKN ke-53 di CFD (dokpri)
Dalam acara ini Jusuf Kalla berpesan kepada masyarakat bahwa sudah seharusnya kita membiasakan hidup sehat. Dari hal-hal termudah saja, mulai dari makan sayur dan buah, menghindari alkohol, istirahat yang cukup, tolak penyalahgunaan obat dan tentu saja berolahraga yang rutin. Intinya adalah sebagai masyarakat kita harus aktif dalam membiasakan hidup germas. Wah, saya jadi bertanya-tanya. Sudah sejauh manakah ya saya membiasakan germas?

Yang menarik, acara HKN ke-53 kali ini mencetak prestasi. HKN ke-53 berhasil memecahkan rekor berupa kegiatan senam peregangan dengan peserta terbanyak di Indonesia dengan jumlah peserta sebanyak 10 ribu orang. Jaya Suprana, selaku perwakilan dari Museum Rekor Indonesia bahkan mengatakan bahwa kegiatan ini bahkan bisa jadi memecahkan rekor dunia karena ia belum pernah melihat rekor ini sebelumnya. Wah, keren!
Nila Moeloek saat menerima penghargaan dari Jaya Suprana, perwakilan Museum Rekor Indonesia (dokpri)
Sebagai orang Indonesia saya tentu berharap bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia yang hidup sehat. Pada Minggu, 12 November 2017 lalu Hari Kesehatan Nasional memang semarak di CFD. Namun saya berharap semoga tidak hanya menjadi perayaan semata namun juga implementasi dari berbagai elemen masyarakat.

Komentar

  1. Gak ada artinya kalau sakit, duit habis buat berobat sama transportation dan makan yg jagain kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mpok makanya kesehatan itu penting

      Hapus

Posting Komentar