Berkat Sosok Pejuang Kemerdekaan Masa Kini, Saya Sembuh dari Tumor

Alhamdulillah, akhirnya tiba juga bulan Agustus 2022. Sebagai masyarakat yang merayakan Pekan Kemerdekaan Indonesia, kita patut bersyukur karena akhirnya negara kita telah merdeka dari zaman penjajahan selama 77 tahun lamanya.
 
Usia 77 tahun bukan angka yang sebentar. Untuk sampai pada Pekan Kemerdekaan Indonesia masa kini, generasi pendahulu kita melakukan perjuangan yang tidak mudah. Para pejuang saat itu rela mengorbankan jiwa dan raganya demi meraih menumpas penjajahan dan meraih kemerdekaan.
ilustrasi-pekan-kemerdekaan-indonesia
Ilustrasi Pekan Kemerdekaan Indonesia (dok. rawpixel.com, copyright by Freepik)
Tak bisa dipungkiri, para pahlawan memiliki jasa yang begitu besar terhadap keberlangsungan masa depan Indonesia. Berkat mereka, kita bisa hidup dengan lebih baik seperti sekarang. 
 
Indonesia memang sudah menetapkan hari kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Kendati demikian, bukan berarti tugas kita sebagai masyarakat Indonesia selesai begitu saja karena berbagai masalah masih harus kita hadapi, mulai dari soal pendidikan, kesehatan hingga kriminalitas.
 
Oleh karena itu, sosok-sosok yang berkontribusi positif dalam membangun negeri ini akan selalu dibutuhkan, terlebih pada Pekan Kemerdekaan Indonesia kini karena merekalah para pejuang sesungguhnya. Di tangan mereka, nasib Indonesia pada masa mendatang akan ditentukan. Jika dahulu pahlawan harus berjibaku dengan bambu runcing atau senjata, kini tak lagi.
 
Pekan Kemerdekaan Indonesia menyadarkan saya bahwa siapapun yang memiliki ketulusan dan dedikasi yang begitu tinggi dalam membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat adalah pejuang kemerdekaan masa kini.

Salah satu sosok yang menginspirasi saya dalam menyebarkan semangat perjuangan kemerdekaan adalah dr. Rony. Bersama beberapa tenaga medis, ia berhasil melakukan operasi tumor yang saya alami.

Berkat Pejuang Kemerdekaan Masa Kini, Saya bisa Sembuh dari Tumor

Sejak sekitar Juli 2020, saya memiliki sebuah penyakit. Saya memiliki sebuah benjolan kecil yang tumbuh di leher sebelah kanan saya.

Semula saya mengira bahwa itu hanya sebatas gigitan serangga saja. Namun setelah saya pergi ke sebuah rumah sakit di Jakarta Barat, saya akhirnya menyadari bahwa itu bukan gigitan serangga. Seorang dokter mendiagnosa bahwa apa yang saya miliki adalah sebuah tumor yang untungnya (masih) dikategorikan sebagai tumor jinak.

Sebagai orang awam yang tidak pernah punya gejala seperti itu, saya sempat merasa panik. Saya takut jika benjolan di leher berdampak buruk pada saya apalagi benjolan yang saya miliki sempat membesar sedikit ketimbang sebelumnya. Saya juga khawatir jika benjolan tersebut dapat menganggu aktivitas saya.

Akhirnya, setelah mengumpulkan mental dan keberanian selama 1 tahun, saya memberanikan diri untuk datang ke dokter di rumah sakit berbeda. Saya ingin sembuh dan memiliki fisik lebih baik, jadi sebuah keputusan besar pun saya ambil: saya putuskan untuk operasi!

keadaan-jelang-operasi-tumor
Keadaan saya menjelang operasi (dokpri)

Beruntung, saya dipertemukan dengan para tenaga medis yang baik hati dan berdedikasi tinggi dalam membantu kesembuhan pasien. Salah satunya adalah dr. Rony, dokter bedah yang bertanggung jawab dalam melakukan tindakan pada tumor jinak yang saya miliki.

Akhirnya pada bulan Ramadan 2022, saya bolak-balik ke rumah sakit untuk melakukan serangkaian proses pemeriksaan kesehatan hingga akhirnya operasi. Alhamdulillah, setelah menjalani proses selama 2 jam, proses operasinya berjalan dengan lancar. Benjolan di leher saya sudah tidak ada!

operasi-tumor
Kondisi saya pascaoperasi (dokpri)
Saya tidak mengenal secara personal para tenaga medis (termasuk dr. Rony) yang menangani penyakit saya. Namun semangat kontribusi dan kesigapan yang mereka lakukan dalam membantu kesembuhan pasien membuat saya yakin bahwa merekalah pejuang kemerdekaan masa kini yang menginspirasi dan amat dibutuhkan di Indonesia.

Teknisi IndiHome Juga Pejuang Kemerdekaan Masa Kini

Semua orang pasti setuju bahwa pejuang kemerdekaan masa kini bukan hanya tenaga medis saja. Dengan semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan teknologi internet, maka teknisi penyedia layanan internet seperti teknisi IndiHome juga layak dianggap sebagai sosok pejuang pada Pekan Kemerdekaan Indonesia masa kini yang berperan penting. 

teknisi-indihome
Teknisi IndiHome jadi salah satu pejuang kemerdekaan masa kini (dok. IDX Channel)
Bayangkan, apa jadinya jika kita tidak bisa menggunakan internet? Tentu akan ada banyak aktivitas yang terganggu, mulai dari sekolah online, berkomunikasi bahkan hingga kegiatan transaksi online. 

Untuk itulah, para teknisi seperti teknisi IndiHome melakukan tugasnya. Hal ini dilakukan bukan semata agar seseorang dapat membuka website, namun juga agar membuat masyarakat dapat merasakan manfaat dari mengakses internet cepat. 

Tak bisa dipungkiri, internet cepat sudah menjadi kebutuhan yang tak dapat dielakkan lagi di era internet of things seperti sekarang.

Berkat internet cepat, kita tak hanya bisa mengunduh file dengan lebih mudah, namun juga bisa menghemat lebih banyak waktu sehingga produktivitas akan meningkat. Inilah semangat yang kemerdekaan yang digaungkan oleh IndiHome dari Telkom Group sehingga dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia dalam satu jaringan internet yang kuat.

Comments