Tukar Sampah Dapat Asuransi, Ini Dia Terobosan Allianz Indonesia Jadi Green Insurance

Nukerin sampah dapat biaya pengobatan di klinik atau puskesmas tentu sudah pernah kita dengar. Tapi kalau nukerin sampah dapat asuransi? Wah, kedengerannya sih mustahil.  Namun, sebenarnya ada lho! 

Dengan mengusung nama "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu", inilah terobosan terbaru dari Allianz Indonesia untuk negeri ini. Melalui program tersebut, Allianz Indonesia memungkinkan kita untuk mendapatkan pengalaman menarik dalam memenuhi kebutuhan proteksi diri semudah menukarkan sampah plastik.
Saya saat berada di booth Allianz Indonesia di Kota Kasablanka untuk mengikuti program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu." (dokpri)
Faktanya, Indonesia menghasilkan 65 juta ton sampah dimana 69% di antaranya berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) dan hanya 7 persen saja yang berhasil didaur ulang. Selain itu, Indonesia juga tercatat sebagai penghasil sampah di lautan terbesar kedua setelah Tiongkok. Hiks.

Nah, masih besarnya masalah sampah yang kita hadapi ditambah masih banyaknya masyarakat Indonesia yang belum melek soal asuransi akhirnya membuat Allianz menjadikannya sebagai peluang sehingga lahirlah "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu". Program ini diperkenalkan kepada masyarakat pada bulan Oktober, bertepatan dengan jatuhnya Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi.
Booth Allianz Indonesia di Fin Expo dan Sundown Run 2019 di Mal Kota Kasablanka (17-20 Oktober 2019) (dokpri)
Untuk menyuskeskan program tersebut, Allianz Indonesia kemudian berkolaborasi dengan mitra strategis penyedia aplikasi digital MySmash. Melalui kerja sama ini, Allianz Indonesia mendukung kegiatan operasional Bank Sampah seluruh Indonesia yang berfungsi sebagai kanal distribusi baru dalam memberikan akses perlindungan asuransi jiwa mikro "Sekoci" bagi masyarakat yang menjadi nasabah Bank Sampah.

Berhubung saya penasaran, akhirnya saya berkunjung ke Mal Kota Kasablanka pada Jumat, 18 Oktober 2019. Kebetulan di sana sedang berlangsung Fin Expo dan Sundown Run 2019, sebuah acara yang diadakan oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Berlangsung selama 4 hari dari 17-20 Oktober 2019, acara tersebut menampilkan berbagai pelaku financial technology (fintech) ternama tanah air.

Dari berbagai booth yang ada, Allianz Indonesia adalah yang paling menarik karena menawarkan kesempatan bagi para pengunjung untuk mendapatkan pengalaman (experience) menarik. Hanya dengan membawa minimal 2 botol plastik yang kita bawa dari rumah atau kita temukan di sekitar kita dan masukkan ke dalam tempat penampungan sampah botol plastik, kita berhak mendapatkan produk asuransi sekaligus (polisnya akan dikirim via email) dan hadiah menarik. Yeay!
Dengan menukarkan 2 sampah botol plastik di booth Allianz Indonesia di Kokas selama Fun Expo dan Sundown Run 2019, kita bisa dapetin produk asuransi dan hadiah menarik lho! (dokpri)

Setelah mencoba pengalaman tersebut, saya merasa senang. Seketika saya merasa jadi lebih bermanfaat karena turut menjaga lingkungan. Saya makin salut karena ternyata kontribusi Allianz untuk masyarakat tak hanya dibuktikan lewat penukaran sampah dengan asuransi saja. Allianz juga mengadakan program "Allianz Uang Duka". 

Melalui program ini, Allianz memberikan santunan kematian dari produk asuransi jiwa kumpulan Allianz yang dapat diakses oleh masyarakat warga Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan tingkat kelurahan. Ini dilakukan Allianz sebagai bagian untuk turut melestarikan tradisi gotong royong yag dilakukan oleh masyarakat saat salah satu warganya mengalami musibah atau kedukaan.
Jangan buang sampah di booth Allianz Indonesia. Kalau mau, buang sampah aja biar dapat asuransi dan hadiah menarik (dokpri)
Dengan diluncurkannya 2 program tersebut membuat saya berpikir bahwa ini kreatif dan keren banget karena enggak banyak asuransi yang berfokus pada masalah lingkungan. Dengan begitu, Allianz Indonesia tak hanya menjadi asuransi yang memahami kebutuhan perlindungan masyarakat saja, namun juga menjadi asuransi yang hijau alias green insurance karena turut berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan bumi. 

Komentar

  1. Inivatif banget yaaa...paling suka kalau ada program seperti ini deh, selain mendapatkan perlindungan diri juga sambil mengelola sampah plastik.

    BalasHapus

Posting Komentar