Periksa Gigi Gratis di Pepsodent Dental Expert Center

Apa yang biasanya kamu lakukan saat pergi ke mall?

Belanja? Nonton? Makan?

Itu sih udah biasa. Tapi bagaimana kalau periksa gigi?

Periksa gigi di dalam mall? Serius?

Iya, serius! Saya sebelumnya tidak tahu bahwa kita bisa memeriksakan gigi kita di dalam mall secara gratis pula. Namun saat pergi ke Gandaria City pada Sabtu, 22 April 2017, saya baru mengetahuinya. Itu pun setelah diberitahu oleh ka Oo. Xoxoxo
Siapa yang gak mau gigi sehat seperti ini? (dok. sehatfresh.com)
Sebenarnya saya pergi ke Gancit saat itu tidak direncanakan. Sampai akhirnya Ka Oo bilang bahwa ia sedang ada di Gancit dan sedang menukar poin pomona, segeralah saya ke sana. Kebetulan poin pomona saya juga sudah lumayan banyak. Ya sudah, secara spontanitas saya ke sana dan menukarkan poin pomona saya dengan tongsis dan fish eye. Lumayan lah ya daripada lumanyun.

Berhubung lagi ada di Gancit dan enggak asik kalau abis nuker langsung pulang, akhirnya usai nukerin poin pomona, berburu poin pomona di hypermart dan sholat Maghrib, ka Oo mengajak saya ke Pepsodent Dental Expert Center (PDEC) yang ada di lantai UG. Letaknya enggak jauh dari musholla. Jadi setelah sholat Isya, langsunglah kami ke sana. Di sinilah kita pengunjung Gandaria City bisa periksa gigi secara gratis!

Pepsodent Dental Expert Center. Letaknya berdekatan dengan musholla di lantai UG Gandaria City (dokpri)
Btw, PDEC ini bukan event atau booth yang ada di tengah-tengah mall gitu ya. Bukan. PDEC ini seperti outlet-outlet mall pada umumnya. PDEC ini beroperasi setiap hari seperti outlet di mall pada umumnya.

Masuk deh ke dalamnya. Begitu kita masuk kita akan menemukan meja pusat informasi dan registrasi berbentuk lingkaran. Di sini kita bisa mendaftar terlebih dahulu untuk melakukan pemeriksaan gigi secara gratis. Untuk mendaftarnya mudah saja dan enggak ribet kok. Enggak pake foto kopi KTP apalagi buku nikah. Cukup dengan mengisi formulir saja. Yang diisi juga standar, hanya nama, alamat, TTL dan tanda tangan. Setelah itu tunggu beberapa saat, kita akan dipanggil dan bisa melakukan pemeriksaan.

Sembari menulis formulir saya tiba-tiba naksir dengan tempat duduk-tempat duduk berbentuk kubus yang ada di samping meja registrasi. Akhirnya duduklah saya dan ka Oo di sana. Bahan tempat duduknya enak, seperti sofa. Empuk. Dengan kombinasi warna merah dan biru, tempat duduk ini eye catching banget. Lucunya,  tempat duduk-tempat duduk disusun seperti susunan gigi manusia. Jadi cocok deh buat foto-foto. Sayangnya kita enggak bisa senderan di sini karena tempat duduknya memang tidak dirancang untuk senderan. 

Coba bisa dibawa pulang ya bangkunya :9 (dokpri)
Tak lama setelah menyerahkan formulir, seorang petugas mempersilakan saya untuk menyikat gigi terlebih dahulu. Di sana terdapat 4 buah wastafel dengan seperangkat alat sikat gigi (sikat gigi, gelas plastik kecil plus pasta gigi ukuran kecil) yang telah disediakan bagi setiap pengunjung yang ingin melakukan pemeriksaan. Sikat gigi doang? Enggak! Asyiknya, kita juga bisa bawa pulang loh seperangkat alat sikat giginya! Tenang, akan diberikan plastik setengah kilo kok untuk membungkus sikat gigi dan pasta giginya. :D

Wastafel di PDEC (dokpri)
Meski senang dapat "gratisan" tapi ada satu hal yang saya kurang suka nih. Saya kurang suka dengan sikat gigi yang saya dapatkan. Sebab saat menggosok gigi di sana, bulu-bulu sikat giginya rontok sehingga sempat mengganggu proses penyikatgigian yang saya lakukan. Saya tidak tahu apa kualitasnya seperti itu atau apa memang hanya sikat gigi saya saja. Saya harap semoga hanya sikat gigi saya saja ya yang begitu, tetapi sikat gigi yang lain mah kuat bulu-bulu sikat giginya.

Sudah selesai nih sikat gigi. Selanjutnya? Nunggu lagi! Iya, setelah sikat gigi kita nunggu lagi untuk dipanggil untuk masuk ke ruangan dokter gigi. Saya lupa sih jumlahnya berapa tapi seinget saya ada 3-4 ruangan dokter gigi. Ruangan dokter giginya memakai kaca tembus pandang jadi dari luar kita bisa melihat sekilas ke dalam tentang apa yang si dokter lakukan.

Sembari menunggu, saya dan Ka Oo keliling sejenak. Saya penasaran ada enggak sih sisi-sisi menariknya? Eh beneran, ternyata memang ada. Tapi sayang, enggak banyak, hanya sedikit. Ada apa aja? Di sini ada hologram yang menampilkan info tentang kesehatan gigi. Ada pula kerangka gigi berukuran besar. Ada juga beberapa titik yang menayangkan info tentang gigi. Ada lagi? Ng... Itu saja deh kayaknya. Tapi di sini ada colokan nganggur lho.. Jadi kalau baterai hapemu ngedrop dan bawa charger, bisa lah numpang ngeces di sini. XD

Sudut PDEC lainnya (dokpri)

Lucu ya giginya? xD (dokpri)
Cara menyikat gigi yang benar (dokpri)
Beberapa menit setelah menunggu tiba-tiba saya dipanggil oleh dokter. Yo wis, masuklah saya dengan ka Oo ke salah satu ruangan. Saatnya pemeriksaan!

Saya suka banget sama dokter-dokternya. Ramah. Menyambut pengunjung dengan baik. Di dalam ruangan sebenarnya ada 3 orang dokter, cewek semua. Tapi yang memeriksa gigi saya hanya satu dokter saja. Satu lagi berada di pintu, satu lagi menulis di kertas.

Apa saja sih yang dilakukan di dalam sana? Sama seperti pemeriksaan gigi pada umumnya kok. Jadi setelah masuk dan disambut oleh dokter, kita akan diminta untuk melepaskan sepatu atau sendal untuk kemudian tidur telentang di kasur yang bisa dinaikin dan diturunin. Setelah disesuaikan posisi kasurnya secara pas oleh si dokter, kita kemudian akan diminta membuka mulut. Selanjutnya? Si dokter akan memasukkan alat yang terhubung dengan kamera ke dalam rongga mulut kita. Dia akan melakukan pemeriksaan baik dari gigi bagian atas, bawah, depan maupun dalam. Intinya semuanya deh. Nah, hasil dari rekaman si kamera ini bisa dilihat di layar. 

Sembari memeriksa, si dokter akan ngasih penjelasan ke kita tentang keadaan gigi kita. Mungkin ada yang bolong, ada yang berkarang ataupun lainnya. Dia juga akan kasih instruksi ke dokter lainnya untuk menulis keadaan gigi kita pada selembar kertas. Selain itu dia juga akan memberikan saran kepada kita seputar keadaan gigi kita, apakah sebaiknya kita harus melakukan tambal gigi, melakukan pencabutan akar gigi atau lainnya. Buat kamu yang berencana datang ke sini, jangan ragu-ragu buat bertanya atau konsultasi seputar kesehatan gigi ya, dokternya ramah kok! :)

Enggak berasa, akhirnya pemeriksaan selesai juga. Setelah nanya-nanya sebentar, akhirnya saya dan kak Oo pun keluar dan berterima kasih kepada dokter yang berjaga. Senang bercampur miris sih sebenarnya setelah pemeriksaan. Senang karena sudah diperiksa dan rasa penasaran hilang, miris karena ya hasilnya gak perlu tahu lah ya haha. Oh ya, kertas hasil pemeriksaan bisa dibawa pulang dan sebagai referensi kalau kita mau melakukan tindakan di dokter gigi atau puskesmas lho.. :D

Btw, kenang-kenangan dari PDEC ternyata enggak hanya berupa kertas hasil pemeriksaan saja. Kalau kita mau lagi, kita juga bisa kok mendapatkannya dengan cara mengupload foto kita di instagram dengan menyebut dan menandai akun resmi PDEC. Ada syarat tagar juga yang ditentukan. Enggak usah bingung, di meja registrasi diberitahu kok cara-caranya. Tinggal cekrek, upload, bawa pulang deh hadiahnya! Hadiah yang dibawa pulang mungkin bisa berbeda-beda tergantung ketersediaan. Nah, kalau saya waktu itu bawa pulang tempat pensil berwarna oranye transparan yang berisikan satu pasta gigi sensitive expert ukuran kecil dan pepsodent khusus anak-anak rasa jeruk. Lumayan lah buat persediaan pasta gigi di rumah :D

Berpose demi sebuah hadiah dari PDEC xD (dokpri)
Secara keseluruhan, saya suka dengan adanya PDEC ini. Saran saya, semoga PDEC ini tidak hanya ada di Gancit saja tetapi juga di kota-kota lainnya sehingga semakin banyak orang yang bisa merasakan kebermanfaatannya. Kalau ke Gandaria City, kuylah periksa gigi gratis di Pepsodent Dental Expert Center! :D

Komentar

  1. Pastinya. Menarik nih. Informatif dan rekomendatif sekali!

    BalasHapus
  2. Wah..aku pengen ke sana nih periksa gigiku..Nyaman banget tempatnya Dan pelayanan yang ramah bkin ga takut ke dokter gigi yaa.. :)

    BalasHapus
  3. memang perlu ay memelihara gigi, aku disiplin banget sama anakku dan alhamdulilah mereka gak punya masalah sama giginya, beda dg aku yg bermasalah dg gigi krn dulu aku suka coklat , jd giginya banyak berlubang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mbak kesehatan gigi itu penting :)

      Hapus

Posting Komentar