Serunya Famgath Rumah Angklung

Ada yang berbeda pada Sabtu dan Minggu, 23-24 November 2013 kali ini. Jika biasanya di akhir pekan basecamp RuAng penuh dengan para awak yang latihan angklung dan belajar musik bersama, kali ini justru sepi. Tidak ada orang sama sekali malah.
Bukan! Bukan karena pada para awak sedang bolos berjamaah atau lupa latihan (ya keles bolos berjamaah), namun karena kali ini kita sedang melakukan pemeli getering. Gatau sih tulisannya kayak gimana, tapi bahasa Inggrisnya sih gitu. Haha. Bertempat di Villa Kampoeng Djawa, Bogor, selama dua hari ke depan (23-24 Nov 2013), para awak RuAng akan melakukan inagurasi sekaligus silaturahmi. Kegiatan ini juga dilakukan demi menyegarkan pikiran yang udah mumet atau jenuh setelah belajar musik, khususnya angklung bersama selama 1 semester, terhitung sejak akhir Maret 2013. Yeay! :DDD

Lantas apa saja kegiatannya? Yuk intip isi blog saya berikutnya! ^^

Hari 1
Sebelum berangkat, kita berkumpul dulu di sepen ilepen Bulungan. Rencananya, kita akan jalan pada pukul 07.00 WIB. Namun lantaran ada beberapa orang yang tidak hadir sesuai waktu yang ditentukan, akhirnya kita baru bisa berangkat sekitar jam 8 kurang. Saya pribadi sampai di TKP sekitar jam setengah tujuan.
 
Setelah semuanya berkumpul barulah kita masuk ke dalam bis dan berangkat menuju lokasi yang telah disediakan. Saya yang kurang suka naik bis (karena sering gak enak badan) seperti biasa merasa mual ketika berada di tengah-tengah perjalanan. Bukan mual juga sih, tapi perut ngerasa gak enak aja. Fiyuh, untung perjalanan gak memakan waktu lama. Kurang lebih dua jam, alhamdulillah kita senantiasa dilindungi oleh Allah sehingga sampai di lokasi dengan selamat.
 
Setibanya di sana, kita mendapatkan pemandangan yang tidak biasa kita temui di ibukota ; Banyak pohon dan udaranya sejuk! Sebagian besar dari kita pun tak ubahnya anak kecil yang baru saja mendapatkan balon. 
 
Soal villa juga menarik. Saya suka dengan konsepnya karena sesuai namanya, Kampoeng Djawa, villa yang akan kita tempati selama dua hari satu malam ini mengusung kearifan lokal Jawa. Selain mengambil tema rumah joglo pada villa dan mushollanya, di dalamnya juga terdapat alat musik tradisional khas Jawa, yakni gamelan. Perpaduan antara keindahan alam dan kearifan lokal. Patut diapresiasi!
 
Acara pertama 

Komentar