Karakter Favorit Saya dalam Film Animasi

Suka nonton film gak, khususnya film animasi?

Saya suka banget! Apalagi film animasi yang diproduksi oleh Disney-Pixar!

Mungkin ada yang beranggapan bahwa orang yang suka menonton film animasi adalah orang yang pikirannya belum dewasa. Padahal, gak semua film animasi itu bercerita tentang dunia anak loh. Malah terkadang film animasi lebih banyak mengajarkan nilai-nilai moral dan pesan positif ketimbang film bukan animasi apalagi sinetron. Bahkan ada juga film animasi (anime) yang dibuat khusus orang dewasa alias 17 plus plus plus. Gak usah sebut merk lah ya. haha

Bicara tentang film animasi, dari sekian banyaknya film animasi yang pernah saya tonton, ada beberapa tokoh dalam film tersebut yang saya suka. Bukan karena rupa tokohnya lucu, menarik atau menggemaskan saja loh ya, namun juga karena karakter dan kepribadiannya juga patut kita teladani.

Cekidot! :DDD

1. Dory (Finding Nemo)
Siapa yang belum pernah nonton Finding Nemo? Hayoo tunjuk tangan! :p Kayaknya gak ada deh. :D

Dalam film yang diliris pada 2003 ini, perhatian saya tersita pada tokoh ikan lucu berwarna biru yang bernama Dory. Dory adalah ikan betina yang menjadi sahabat perjalanan Marlin dalam menemukan anaknya, Nemo.

Mengapa saya menyukai Dory? Karena meskipun Dory terkenal sebagai ikan yang sangat pelupa dan cenderung agak ceroboh, bahkan sampai-sampai nama Nemo ia ubah beberapa kali -saking lupanya-, Dory termasuk ikan yang senang menolong. Terbukti ketika Marlin susah payah mencari anaknya, Nemo, dengan senang hati Dory mau membantu mencarikannya sekalipun mereka berdua harus melewati berbagai masalah. 

Gak cuma itu aja, Dory juga merupakan analogi bagi orang yang setia, tulus dan juga pantang menyerah! Saya menyimpulkan demikian soalnya dari awal perjalanan hingga akhir, Dory senantiasa menemani Marlin. Padahal saat itu Dory baru berkenalan dengan Marlin. Rasanya agak susah ya kalau di dunia nyata menemukan orang seperti Dory. Menolong orang lain padahal belum kenal sama sekali sebelumnya. Apalagi tindak kriminalitas bermoduskan 'minta tolong' yang marak terjadi di negeri ini membuat orang waspada jika ingin menolong orang yang baru dikenal.

Dory juga memiliki sikap pantang menyerah. Itu tercermin di saat ia berusaha membaca alamat pada kacamata penyelam yang terjatuh di dasar laut padahal di sisi lain Marlin tengah harap-harap cemas agar tidak dimakan oleh ikan ganas.

Dory mungkin kelihatan seperti anak-anak. Namun justru dibalik sifatnya itu, ia merupakan ikan yang sangat periang dan ekspresif. Segala hal yang dilihat orang lain sebagai suatu hal negatif, justru ia lihat sebagai sesuatu yang positif. Di saat Marlin panik bukan main saat dirinya ditelan ikan paus, Dory malah sempat-sempatnya bercanda-canda dengan mengakui dirinya bahwa ia bisa berbahasa ikan paus. Begitu juga saat ia bertemu dengan ubur-ubur, yang sebenarnya sangat berbahaya jika disentuh, ia malah menganggapnya sebagai suatu permainan yang mengasyikkan. 

Hal lain yang saya sukai dari Dory adalah Dory juga tipe ikan yang bisa menularkan semangat positif kepada ikan-ikan sekitarnya -dalam hal ini Marlin. Ketika Marlin sudah putus asa lantaran merasa gagal dalam menemukan Nemo, Dory-lah yang berusaha mengembalikan semangatnya.

2. Gru (Despicable Me)
 
Sebelum saya menyaksikan film ini, saya sempat beranggapan, "Ah, film apaan sih nih? Kayaknya gak seru!". Namun semenjak 'minions' heboh akhir-akhir ini dan kebetulan RCTI menayangkan film Despicable Me secara perdana di layar kaca pada lebaran beberapa saat lalu, saya berubah pikiran. Setelah saya menonton, waw! Saya jadi suka dengan film yang satu ini! Gak salah jika minions booming.

Awalnya saya tidak suka dengan karakter Gru. Sebab dia kan orang jahat. Sampai-sampai dia berencana untuk mencuri bulan dan bahkan sempat menipu tiga gadis kecil demi keuntungannya sendiri. Bahasa lainnya opportunis. Saya juga sempat mengira bahwa ia akan melakukan hal yang tidak-tidak pada tiga gadis kecil yang dikelabuinya. Tapi setelah saya menonton lebih lanjut dan lebih teliti, saya belajar satu hal : setiap orang mempunyai sisi lain yang jarang orang ketahui masing-masing. Begitu pula dengan Gru. Dibalik sifat 'licik'nya, ia sesungguhnya adalah orang yang begitu penyayang dan 'tidak tegaan'. Terbukti di saat ketiga gadis yang diadopsinya itu minta jalan-jalan ke taman bermain, dengan senang hati Gru meladeninya. 

Gru merupakan pemimpi besar yang tidak hanya sekadar berbicara namun juga melakukan tindakan. Sekalipun ia tidak mendapat dukungan dari ibunya. Ketika ia masih kecil ia pernah bercita-cita untuk pergi ke bulan. Lalu di saat ia sudah besar, ia pun mewujudkannya bahkan tidak hanya pergi ke bulan, melainkan mencuri bulan.

Gru juga termasuk orang yang tidak pelit dan juga loyal. Ia rela menyisihkan waktunya untuk orang-orang yang dekatnya, sekalipun ia tidak begitu menyukainya. Di saat salah satu dari gadis tersebut ingin boneka dari sebuah permainan tembak-tembakan di taman bermain, Gru bersedia mengeluarkan koceknya lebih dari sekali. Begitu pula di saat ketiga gadis tersebut mengundangnya untuk datang pada pertunjukan tari balet padahal sebenarnya ia tidak terlalu suka dengan balet, ia rela datang jauh-jauh dari luar angkasa hanya demi melihat penampilan ketiga putri kecilnya.

Sifat lainnya yang patut kita teladani adalah sikap rela berkorban terhadap orang-orang yang ia sayanginya. Tatkala ia tahu bahwa ketiga putri kecilnya diculik oleh Vector, ia berusaha sekuat  tenaga untuk menyelamatkan mereka. Tak tanggung, jaminannya adalah alat pengecil benda, sebuah alat yang bisa memudahkan misinya dalam mencuri bulan yang ia idam-idamkan sedari dulu. Namun demi orang-orang yang ia sayangi, ia tidak peduli.

3.

Komentar