Perpustakaan Nasional Akhirnya Resmi Dibuka!

Selama ini kita tahu bahwa perpusnas itu ada di Salemba. Namun ternyata ada juga loh perpusnas yang berlokasi di Medan Merdeka Selatan! Itu loh yang dekat dengan monas!

Pada Rabu, 13 September 2017  saya bersama teman blogger dan pers menghadiri konferensi pers di gedung perpustakaan baru dalam rangka menyambut peresmian perpustakaan nasional. Meski kita telah memiliki perpustakaan nasional yang berlokasi di Medan Merdeka Selatan, tapi bukan berarti perpus di Salemba vakum ya. Tetap berjalan kok. Hanya saja pusatnya saja yang pindah. Hal yang menjadi pembeda adalah jika pada perpustakaan Salemba kita harus meminta bantuan para pustakawan untuk mengambilkan buku, di perpusnas yang baru kita justru bisa melakukannya sendiri.
Suasana konferensi pers (dokpri)
Lalu dimana sih letak perpustakaan nasional yang baru? Enggak usah khawatir, gampang kok untuk mencapai ke sana! Letak perpusnas ini strategis banget karena ada di seberang halte transjakarta balai kota. Dari halte Harmoni, kita bisa ambil arah Pulogadung. Dua halte setelah Pulogadung adalah halte balai kota. Setibanya di sana, ngesot dikit juga sudah sampai kok. Hehe. Gedung perpusnasna ada di seberang persis dan tampak jelas kok. Kalau mau naik ojek online juga bisa karena wilayah perpusnas bisa diakses dengan sepeda motor.

Oh ya, kita patut berbangga nih bro and sis. Dengan anggaran sekitar 500 milyar, perpusnas kita (konon) menjadi perpusnas tertinggi (bukan terbesar) di dunia (perbandingannya  dengan perpustakaan nasional di negara lain ya, karena ada perpustakaan daerah, kampus dan swasta) dengan jumlah lantai sebanyak 24 lantai dan 3 basement. Terdapat eskalator dan lift dari lantai 1 hingga lantai 4. Namun dari lantai 5 hingga seterusnya, hanya lift saja. Kebayang dong itu gimana tingginya? Dengan ukuran seperti itu perpus ini juga mampu menampung pengunjung sebanyak 15.000. Wiiih!
Fasilitas di perpusnas baru (dokpri)
Bagaimana dengan fasilitasnya? Wah, jangan ditanya itu mah. Fasilitasnya juara! Koleksi buku di perpusnas yang baru lengkap banget. Mulai dari buku fiksi, nonfiksi, buku terbaru hingga yang tertua seperti naskah berbahasa Sunda dari abad ke-16 yang diambil dari Garut juga ada loh! Perpusnas juga tak hanya sekadar tempat membaca dan meminjam buku namun di sana juga bisa diadakan sebagai tempat untuk kegiatan-kegiatan positif lainnya, seperti seminar, diskusi dan sebagainya.
Gedung perpusnas baru (dokpri)
Asyiknya lagi, perpusnas ini juga merangkul semua kalangan karena ramah difabel, lansia dan anak-anak. Faktanya, di sana terdapat lantai khusus lansia, anak-anak dan juga sahabat disabilitas. Terdapat pula fasilitas untuk mengisi perut dan beribadah. Buat yang lagi lapar bisa melipir ke kantin di lantai 4 dan untuk yang mau beribadah bisa pergi ke musholla di lantai 6.

Buat para pemburu wifi se-Indonesia, juga harus senang nih karena perpusnas menyediakan fasilitas wifi dan enggak tanggung-tanggung, selama 24 jam! Tersedia genset juga untuk mengantisipasi mati lampu. Dengan adanya wifi, saya bakalan betah nih kayaknya mampir ke sini. Cocok banget lah buat para generasi milenial untuk jadi tempat tongkrongan sembari mencari ilmu!

Tanpa menunggu waktu lama, alhamdulillah perpustakaan ini telah diresmikan secara langsung oleh Presiden Jokowi pada Kamis, 14 September 2017. Selain beliau, turut hadir pula Muhadjir Effendi selaku Menteri Kebudayaan dan Pendidikan dan Najwa Shihab selaku duta baca Indonesia. Ada berbagai pertunjukan menarik pula selama peresmian. Wah, beruntung banget teman-teman blogger yang hadir pas hari H peresmian.

Usai sah dibuka oleh presiden, perpusnas kini bisa dikunjungi dan terbuka buat umum dari hari Senin, 18 September 2017. Dengan adanya perpustakaan ini diharapkan mampu membendung hoax dan menjadi sarana yang tepat dalam penyebaran informasi. Kuy lah!

Komentar

  1. Asyik banget nih kita udah punya Perpustakaan Nasional yang lengkap banget. Mana interior gedungnya bagus banget dan ramah untuk semua pengguna dari berbagai kalangan ya. Wajib nih untuk penulis datang ke sini. Barengan yuk sekalian diskusi menulis buku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya keren banget ya mbak! Semoga dengan adanya perpusnas baru, tingkat literasi kita makin meninggi ya :)

      Hapus
  2. Waaah...Keren banget yaaa..Semoga dengan adanya perpusnas ini budaya literasi makin meningkat yaa..Amin. Aku jadi penasaran euy pengen main ke sana..hohoho

    BalasHapus

Posting Komentar