Minyeuk Pret, Tanda Cinta dari Aceh untuk Indonesia

Bukan rahasia umum lagi jika Indonesia memiliki kekayaan yang berlimpah dari Sabang sampai Merauke. Tidak hanya dari segi budaya, namun juga kekayaan alamnya. Sayangnya, arus globalisasi yang semakin deras membuat generasi muda lebih akrab dengan produk-produk luar ketimbang produk lokal. Akibatnya, kekayaan yang dimiliki Indonesia belum termaksimalkan dengan baik. Sebagian besar justru terbengkalai.

Tak tinggal diam, inilah yang dilakukan oleh sebuah kelompok usaha di Aceh yang berawal dari obrolan di warung kopi pada akhir 2014. Mengingat betapa potensialnya sumber daya alam Indonesia, sebuah kelompok usaha di Aceh akhirnya memadumadankan unsur modernitas dengan unsur lokal yang diimplementasikan lewat produk usaha wewangian. Minyeuk pret, begitulah nama merknya.
Logo Minyeuk Pret (dok. facebook Minyeuk Pret)


Minyeuk pret kelihatannya sama seperti parfum pada umumnya. Namun sebenarnya tidak. Di tengah-tengah serbuan parfum yang diproduksi oleh perusahaan asing atau parfum impor yang bahan-bahannya dari luar, minyeuk pret justru mendobrak batas. Tahukah kamu? Mengusung unsur lokal, bahan-bahan minyeuk preut diambil dari kekayaan alam yang ada di tanah rencong. Produk penganan yang mengambil tema nusantara sih sudah biasa. Tapi bagaimana dengan parfum? Jelas ini adalah inovasi luar biasa.

Eksploitasi nilam Aceh oleh bangsa asing di masa lampau tanpa meningkatkan nilai jual komoditi tersebut menjadi faktor utama dari kenapa minyeuk pret mengusung unsur lokal. Padahal, nilam Aceh merupakan nilam terbaik dunia dan 60% bahan pembuatan bahan baku parfum berasal dari Indonesia, khususnya Aceh. Akhirnya pada 2015,  didirikanlah produk usaha minyeuk pret yang bermarkas di Lam Ara, Kacamatan Banda Raya, Banda Aceh. Kehadiran minyeuk preut tidak hanya semata melestarikan alam dan budaya bangsa namun juga turut membuka lowongan pekerjaan. Hebatnya, meski usianya masih seumur jagung, produk unggulan Aceh ini telah diliput oleh berbagai media. Selain dari otoritas pariwisata Banda Aceh, juga oleh Tribun News dan Metro TV. Tambah kece minyeuk pret karena tidak hanya diminati oleh dalam negeri, namun juga luar negeri, seperti Thailand, Jepang, Amerika Serikat hingga Turki.


Apa tujuan memasukkan unsur lokal dalam minyeuk pret? Tujuannya menarik, yakni  ingin mempromosikan budaya, sejarah dan nilai-nilai bangsa Aceh kepada dunia melalui wewangian. Bahasa kerennya, diplomasi wewangian. Keren!

Nilai-nilai bangsa Aceh itu tercermin dalam rangkaian aroma minyeuk yang variatif, yang bahan-bahannya diambil dari kekayaan alam di Aceh. Ketiga varian aroma itu adalah coffee, meulu dan seulanga. 

Coffee adalah varian aroma parfum bercitarasa kopi khas Aceh. Sebagai negara penghasil kopi nomor 4 terbanyak di dunia, tentu kekayaan Indonesia akan kopi tidak bisa dibiarkan begitu saja, melainkan perlu diabadikan dalam sebuah karya. Untuk itulah minyeuk pret menjadikan kopi Aceh sebagai aroma dan bahan pembuatannya. Buat kaum adam yang ingin merasakan unsur spirit dalam wewangian, aroma ini bisa menjadi pilihan. Itu karena aroma kopi murni Aceh menggambarkan semangat heroik berbalutkan maskulinitas.

Nikmati kesegaran maskulinitas lewat minyeuk pret aroma kopi aceh (dok. www.minyeukpret.com)
Varian lainnya adalah meulu. Aceh begitu indah. Saking indahnya amat disayangkan jika keindahan itu tidak bisa dinikmati orang lain. Namun kini tak perlu khawatir. Tak perlu jauh-jauh ke Aceh hanya untuk menikmati keindahan dari Meulu. Hanya dalam sebotol parfum minyeuk pret, kita sudah bisa merasakan sensasi keelokan Meulu. Aromanya yang memesona namun tetap menyejukkan menghadirkan kesan feminisme. Cocok untuk wanita masa kini yang ingin wangi namun tetap anggun.

Rasakan sensasi otentik bunga Aceh lewat minyeuk pret varian meulu (dok. www.minyeukpret.com)
Terakhir ada varian seulanga yang juga diambil dari bunga lokal. Kecantikan seulanga membuatnya disebut-sebut sebagai bunganya para bunga. Aromanya yang lembut dan segar selaras dengan tagline dari varian ini, "Refreshing your sensuality!". Very recommended!

Jalani hari-harimu bersama minyeuk pret aroma seulanga (dok. www.minyakpret.com)
Coffee, meulu dan seulanga adalah tiga varian utama dari minyeuk pret. Meskipun citarasanya lokal, kualitasnya tingkat dunia. 15% kandungan dari minyeuk pret adalah pure essence sehingga dikategorikan sebagai eau de parfum (EDP) yang memiliki ketahanan aroma yang kuat. Hadir dalam botol seberat 200 gram dan isi 30 ml, untuk ukuran parfum dengan high quality, harga produk minyeuk pret cukup terjangkau. Hanya dengan Rp 110.000, kita sudah bisa menikmati kesegaran dan kecantikan pesona Aceh tanpa harus pergi ke Aceh. Melalui wewangian, minyeuk pret akan mewujudkannya!

Maisarah, salah satu pelanggan setia minyeuk pret (dok. www.minyeukpret.com)
Lalu dimana kalau ingin membelinya? Tenang, tercatat ada beberapa outlet yang telah bermitra dalam menjual minyeuk pret dan akan bertambah dari waktu ke waktu. Kesemuanya berada di Aceh. Selain Canting Souvenir di Batoh, kita juga bisa menemui dan membelinya di Pusaka Souvenir di Peunayong, Citra Souvenir di Lampineung, Library Gift Shop Unsyiah, Piyoh Ulee Kareng hingga Dekranas di kota Banda Aceh.  

Walau semua mitra berada di Aceh, kita tak perlu khawatir. Buat kita yang berdomisili di luar Aceh, minyeuk pret juga bisa dipesan secara daring (online) sehingga siapapun bisa memilikinya. Hanya mengklik kanal "belanja" setelah login pada laman resmi minyeuk pret lalu memilih produk sesuai dengan aroma, kuantitas dan cara pengiriman yang diinginkan, kita pun sudah bisa menikmati kesegaran aroma dari keindahan Aceh. Jangan lupa lakukan konfirmasi pembayaran di website. Kemudian cukup duduk manis dan tunggu selama beberapa hari, minyeuk pret akan sampai di rumah kita. Selain melalui website resmi, minyak preut juga bisa dibeli melalui berbagai reseller dan penjual online di tanah air.

Pelayanan minyeuk pret tidak hanya sampai di sini saja. Kalau kita ingin bertanya lebih lanjut tentang minyeuk pret, tertarik untuk jadi reseller atau mungkin ingin melakukan kerja sama, kita juga bisa menghubungi online customer service  di 08116891900 dan email bismif@minyeukpret.com atau info@minyeukpret.com yang beroperasi setiap Senin-Jumat pada 09.00-17.00 WIB. Untuk mendekatkan diri dengan para konsumen, minyeuk pret juga akrab dengan sosial media. Jangan sungkan-sungkan untuk bertanya atau menghubungi, pelayanan minyeuk pret dijamin ramah!

Facebook Minyeuk Pret (dok. pribadi)
IG @Minyeukpret (dok. pribadi)
Twitter @Minyeukpret (dok. pribadi)
Dua tahun berkarya tentu baru waktu yang sebentar. Meski sudah menjadi produk unggulan Aceh,  perjalanan minyeuk pret dalam memperkenalkan kekayaan Aceh masih panjang. Nyatanya, masih banyak kekayaan alam Aceh lainnya yang menunggu untuk dijadikan varian aroma dari minyeuk pret lainnya. Meski begitu minyak preut patut diapresiasi sebagai karya anak bangsa yang membanggakan. Minyeuk pret menjadi refleksi bahwa di tengah-tengah berbagai masalah negara, masih banyak putra-putri daerah yang peduli untuk membangun daerahnya masing-masing. Terakhir dan yang terpenting, lewat wewangian, minyeuk pret menjadi tanda cinta dari Aceh untuk Indonesia.(*)

Referensi:
www.minyeukpret.com
http://aceh.tribunnews.com/2017/03/15/minyeuk-pret-aroma-coffee-diminati-warga-eropa 

Komentar

  1. Wah..Aku baru tahu nih ada minyak khas aceh yang legend... jadi penasaran sama wanginya minyeuk pretty..Terima kasih Noval untuk uladannya yang menarik... ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Alkalinda. Iya, aku juga baru tahu. Apalagi salah satu variannya itu kopi. Duh, ngebayangin gimana ya parfum rasa kopi? Hoho. Jadi kepengen punya minyeuk pret deh xD

      Hapus

Posting Komentar