Badminton 3D: Siapapun Bisa Jadi Atlet Tanpa Bully

Ingin merasakan bagaimana jadi atlet bulu tangkis beneran tanpa beneran jadi atlet?

Download saja Badminton 3D di playstore!

Game android berkapasitas 40-an MB ini merupakan satu dari sekian sedikitnya game yang menjadikan bulu tangkis sebagai tema permainannya. Melalui permainan ini, kamu bisa merasakan seakan-akan kamu adalah seorang atlet bulu tangkis beneran tanpa kamu harus beneran menjadi atlet. Kamu bisa menentukan profil atletmu sendiri, mulai dari namanya siapa, tampilannya seperti apa hingga kewarganegaraannya apa. Bahkan tak hanya Indonesia, negara yang tidak populer bulu tangkis seperti Romania, Italia dan Ceko juga ada di daftar kewarganegaraan atletmu!

Lebih lanjut lagi, kamu bisa bermain bulu tangkis melalui 4 opsi yang telah disediakan, yakni karir, liga, turnamen hingga multiplayer.
Di opsi karier, ada 3 level yang disediakan. Semakin tinggi level maka semakin sulit pemain yang harus kita kalahkan. Tidak usah takut bagaimana cara memainkannya. Sebab ketika kamu memainkannya untuk perdana, kamu akan diberikan intruksi tentang bagaimana cara memainkan bulu tangkis. Cukup sentuh layarnya ketika kok hendak dipukul ke lawan sesuai dengan arah yang kita inginkan, kamu sudah bisa memainkannya. Keras atau tidaknya pukulanmu ditentukan dari secepat atau selambat apa kamu menyentuh layar. Dalam sesi perkenalan, ada Roger Walker atlet asal Britania Raya yang akan menjadi partnermy dalam berlatih. Bermain di karier tidak hanya akan menambah pundi-pundi uang bagimu untuk membeli perlengkapan olah raga melainkan juga bisa meningkatkan gengsi tersendiri bagi sesama pemain. Ketika bermain, persiapkan telingamu untuk mendengar suara kok ditepuk dan suara gemuruh orang ketika ada yang berhasil meraih poin.

Jika merasa tertantang untuk bermain dalam sistem round robin, tidak ada salahnya untuk memainkan mode liga. Di fitur ini kamu akan bersaing dengan 7 pemain lainnya untuk mendapatkan poin tertinggi. Pemenang liga ditentukan berdasarkan ranking. Semakin banyak poin yang kita dapatkan, maka peluang untuk menang juga semakin besar. Setelah menang bukan berarti liganya selesai. Liga bulu tangkis juga bisa kamu mainkan lagi namun dengan 7 pemain lainnya yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Sementara itu, jika ingin merasakan bagaimana rasanya mendapatkan medali tidak ada salahnya untuk mencoba fitur “Tournament”. Di fitur ini ada 3 pilihan turnamen, yakni turnamen persahabatan, kejuaraan dunia dan All Star Tournament. Berbeda dengan fitur “Career” dan “League”, di fitur ini kamu akan bertanding dengan menggunakan draw. Draw akan dimulai dari babak perempat final dan jika kamu berhasil mengalahkan lawan di babak tersebut, kamu akan melaju ke semi final dan punya peluang untuk maju ke babak final. Jika kamu kalah di babak semi final akan terjadi babak perebutan medali perunggu. Opsi ini memiliki tantangan berupa kamu baru bisa bermain di kejuaraan dunia jika kamu telah berhasil memenangkan medali emas di turnamen persahabatan dan kamu baru bisa bermain di turnamen All-Star jika kita telah meraih gelar di kejuaraan dunia. Jadi sebanyak apapun medali perak yang kamu dapatkan di tunamen persahabatan tidak akan bisa membuka kejuaraan dunia sebelum kamu mendapatkan emas.

Lantas, bagaimana jika kamu ingin bermain berdua dengan teman atau bermain dengan pemain lain secara online? Tenang, gunakan saja fitur multiplayer. Di fitur ini kamu bisa memilih apakah kamu ingin bermain dengan temanmu sendiri atau bermain dengan anonim atau orang yang akan dipilih secara acak melalui online. Anonim yang kamu lawan bisa berasal dari mana saja. Bisa saja India, Malaysia, Korea Selatan atau bahkan negara-negara di Eropa. Uniknya, untuk bermain secara online kamu bisa mengekspresikan diri lewat 2 pilihan ekspresi yang telah disediakan. Jika kamu mengkliknya, maka ekspresi yang kamu pilih akan muncul sehingga ia bisa membaca apa yang hendak kita sampaikan.

Oh ya, asyik bermain jangan lupa untuk memperhatikan diri sendiri. Lihat di sudut sebelah kanan sudah berapa banyak pundi-pundi uang yang digambarkan dalam bentuk kok yang telah kamu kumpulkan. Jika dirasa sudah cukup, pergilah ke toko dan perbaharuilah perlengkapan olah raga dan penampilanmu. Di situ kamu bisa memilih raket, sepatu hingga penampilan seperti apa yang hendak kamu gunakan. Semakin mahal harganya, maka semakin baik kualitasnya. Semakin sepatunya mahal maka semakin kamu bisa berlari cepat dalam mengejar bola dan semakin raketnya mahal maka semakin kencang juga kok yang akan kamu pukul.
Selain itu, jangan lupa untuk sempatkan mengklik “Ranking” jika ada akses internet di handphonemu. Selain ranking pribadi, di sini kamu bisa melihat ada di peringkat berapa Indonesia di antara negara-negara lain berdasarkan kewarganegaraan atlet yang telah dipilih. Ranking ditentukan dari poin-poin yang diunggah oleh para pemakai Badminton 3D dari berbagai negara. Ini artinya, kamu juga bisa berkontribusi membuat peringkat Indonesia lebih baik di Badminton 3D dengan mengunggah poin yang kamu miliki. Semakin banyak, maka semakin tinggi peringkatnya.

Di balik segala kelebihan yang dimiliki game ini, bukan berarti game ini tidak punya kekurangan sama sekali. Latar stadion yang tidak bisa diganti dan itu-itu saja dan tidak adanya pilihan atlet perempuan membuat permainan ini agak monoton. Meski fiksi, game ini juga kurang realistis dengan menunjukkan lawan-lawan sulit di dalam permainan ini justru berasal dari negara-negara yang tidak hebat dalam bulu tangkis, hampir 100% dari Eropa seperti Italia, Spanyol hingga Amerika. Malah untuk Asia, hanya 2 negara saja yang “dilirik” untuk dijadikan lawan, yakni India dan Malaysia. Negara-negara superior di bidang bulu tangkis seperti Jepang, Korea Selatan, Indonesia hingga Tiongkok malah tidak ada sama sekali. Ini mengesankan bahwa pencipta game ini adalah orang barat dan orang barat tidak “mau” kalah dengan orang “timur”. Namun dari kacamata berbeda, bisa jadi ini merupakan strategi si pengembang game untuk menarik minat bulu tangkis dari negara-negara Barat.

Terlepas dari itu semua, game ini patut diapresiasi karena minim sekali pengembang game yang mengangkat tema bulu tangkis. Setidaknya permainan ini bisa menjadi penglipur lara bagi para pecinta bulu tangkis dari segala kalangan dan usia khususnya bagi mereka yang bercita-cita menjadi pebulutangkis. Yang jelas, di badminton 3D siapapun bisa menjadi atlet dan yang pasti tidak akan pernah ada bully dari para BL labil jika atlet di dalam game kalah.

Komentar