Itukah Surga?

Rindu menyergap. Memeluk ingatan, membelai kenangan. Dalam secangkir dosa. Apa kabar sayang?

Semoga baik-baik saja. Aku melangkah, menuju pusaramu. Sebagai tanda maaf. Di tengah jalan datang cahaya putih. Menghampiriku.

Brak!

Seketika gelap. Hening. Sunyi. Sontak kubuka mata. Tiba-tiba ada bangunan megah di atas awan. Itukah surga, wahai anakku?

*puisi 360 karakter*

Komentar