Wow! Demi Smart City, Qlue Digandeng Nvidia!

Media Gathering Qlue (dok. Elly Nurul)
Teman-teman pernah bayangin enggak apa jadinya kalau di Indonesia ada lampu lalu lintas yang dapat berganti warna berdasarkan kepadatan jalan?

Biasanya kan lampu lalu lintas akan berganti warna lampu berdasarkan durasi waktu. Nah, lewat teknologi ini maka lampu lalu lintas akan berganti warna berdasarkan kepadatan jalan raya. Ia akan menyala 'merah' pada sisi jalan yang lebih lenggang dan akan menyala 'hijau' lebih lama pada sisi jalan yang lebih padat.

Teman-teman juga pernah bayangin enggak apa jadinya jika di Indonesia ada teknologi terintegrasi dengan CCTV yang dapat memberi tahu pelanggar lalu lintas secara otomatis? 

Misalnya ada pengguna sepeda motor yang berhenti melewati zebra cross. Biasanya kan ada petugas yang memantau lewat CCTV dan memberikan peringatan lewat speaker jika ada pengemudi yang melanggar. Nah, kali ini justru teknologi sendirilah yang akan memberikan peringatan. Teknologi tersebut akan memberikan peringatan dengan menyampaikan apa kesalahan dari si pengemudi dan juga menyebutkan jenis dan plat kendaraan yang dikenakan.
Mungkinkah ada teknologi AI yang dapat menegur pelanggar lalu lintas secara otomatis? (dok. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Hmm... kelihatannya mustahil ya? Awalnya saya juga sempat berpikir kayak gitu. Namun setelah mengikuti media gathering yang diadakan oleh Qlue beberapa waktu lalu (9/5/19), saya mendapatkan pencerahan bahwa ternyata enggak ada yang enggak mungkin lho di dunia teknologi. Lewat Qlue, mewujudkan kota-kota di Indonesia sebagai smart city dan bahkan menjadikan Indonesia sebagai smart nation bukan lagi mimpi. Wow!

Kenapa? Soalnya sebagai perusahaan berbasis teknologi, Qlue benar-benar telah mengembangkan teknologi Artificial Intelligence (AI) (Kecerdasan Buatan) dan Deep Learning. 

Dikutip dari Tech In Asia, Artificial Intelligence sendiri adalah suatu cara yang menjadikan sebuah teknologi memiliki kecerdasan layaknya manusia (Contoh: Google menerapkan AI dalam memfilter mana email yang asli dan mana yang terindikasi spam). Sementara itu deep learning adalah rangkaian metode untuk melatih jaringan saraf buatan multi-lapisan (Contoh:  Google menerapkan sistem deep learning bernama RankBrain untuk menyaring hasil pencarian).
Ilustrasi teknologi artificial intelligence (dok. towardsdatascience.com)
Ngomongin tentang Qlue, pemanfaatan aplikasi Qlue di Jakarta adalah contoh nyatanya. Berkat Qlue, berbagai permasalahan di Jakarta dapat teratasi hingga akhirnya menjadikan Jakarta sebagai kota di Indonesia yang menerapkan konsep smart city pertama di Indonesia.

Sayangnya, perkembangan teknologi begitu pesat. Siapapun harus cekatan karena jika lengah, maka kita bisa ketinggalan. Untuk mengatasi hal tersebut, itulah sebabnya Qlue berkolaborasi dengan Nvidia. Kolaborasi tersebut ditunjukan lewat dukungan Nvidia dalam Nvidia Inception Program.
Tahun ini Qlue didukung oleh Nvidia bergabung ke dalam program Nvidia Inception Program (dari kiri ke kanan: Maya Arvini (CCO Qlue), Rama Raditya (Founder dan CEO Qlue), Andre Hutagalung (Co-Founder & CTO Qlue) & Surya Darmadi (COO Qlue) (dok. Agung)

Apa itu Nvidia Inception Program? 

Jadi, Nvidia Inception Program adalah program akselerator virtual untuk perusahaan rintisan teknologi. Tujuannya untuk mengembangkan perusahaan rintisan berdidekasi dan berpotensi tinggi dalam melalui teknologi AI alias Kecerdasan Buatan dan data science.  Nvidia sendiri adalah perusahaan prosesor grafis asal Amerika Serikat yang biasanya identik dengan dunia game.

Asyiknya, Nvidia Inception Program memiliki berbagai keuntungan berkelanjutan. Selain mendapatkan akses pelatihan dari para ahlinya, para perusahaan rintisan yang bergabung dalam program ini juga akan mendapatkan program hibah untuk perangkat keras (hardware) serta dukungan pemasaran lho. Kalau kata kids jaman now, mantap djiwa!
Logo Nvidia Inception Program (dok. Nvidia)
"Nvidia Inception Program akan membantu kami dalam menyatukan berbagai pengetahuan teknis dan bisnis dalam memberikan solusi artificial intelligence dan deep learning, yang telah tersedia dalam Qlue. Dengan adanya dukungan NVIDIA ini diharapkan akan mengoptimalkan teknologi Qlue yang telah ada sebagai bagian dari solusi smart city." Jelas Founder sekaligus CEO Qlue Rama Raditya.

Tanggapan positif juga disampaikan oleh Budi Harti selaku Senior Manager Channel and Alliances (Pacific South). Ia menyatakan bahwa Qlue telah membawa perubahan besar terhadap pemanfaatan Artificial Intelligence di Indonesia. 

"Nvidia memberikan apresiasi kepada Qlue karena telah memberikan berbagai solusi teknologi dengan menggunakan teknologi artificial intelligence dan deep learning untuk mewujudkan smart city di Indonesia. Kami menilai Qlue telah memberikan perubahan besar pada pemanfaatan teknologi AI di Indonesia sejak berdiri pada 2016 lalu."  Tutur Budi Harto.

Terus Apa Solusi Qlue untuk Smart City di Indonesia?

Mungkin inilah yang ditanyakan oleh banyak orang. Kita tahu bahwa Qlue adalah perusahaan yang berfokus pada terwujudnya smart city di Indonesia. Terus apa sih solusi yang ditawarkan?

Eits, enggak perlu khawatir. Solusinya tentu ada dong! Salah satunya adalah QlueVision yang telah menerapkan pemanfaatan teknologi AI dan deep learning.

QlueVision adalah solusi analisa video berbasis AI untuk mengidentifikasi perilaku manusia, penghitungan kendaraan dan manusia, identifikasi wajah dan indentifikasi plat nomor kendaraan.

Lewat solusi ini, kita dapat mengetahui berapa jumlah kendaraan mobil dan motor yang melaju di sebuah jalan. Dengan begitu pemerintah setempat dapat memiliki gambaran seberapa banyak dan padat kendaraan yang melewati suatu jalan sehingga dapat berpengaruh pada pengambilan kebijakan.
Melalui teknologi AI dan Deep Learning, QlueVision mampu mendeteksi jenis dan jumlah kendaraan yang berlalu lalang di suatu jalan (dok. discovermagazine.com)
Enggak hanya pemerintah, QlueVision juga bermanfaat bagi pihak swasta. Lewat QlueVision, pihak mal atau pusat perbelanjaan juga dapat mengetahui traffic (lalu lintas) pengunjung. Nah, kira-kira di sisi mal manakah terdapat banyak pengunjung berlalu lalang dan di sisi manakah pula yang jarang dilalui oleh pengunjung. Dengan begitu, pihak mal dapat menentukan tarif sewa tempat berdasarkan traffic pengunjung dengan harga kompetitif kepada potential merchant.

QlueVision adalah solusi yang tepat bagi masalah bagi perusahaan swasta atau masalah di kota-kota besar. Hal itu dikarenakan QlueVision membantu berbagai pemerintahan kota atau kabupaten serta perusahaan untuk bekerja lebih efisien. Kesalahan manusia dapat diminimalisir sehingga hasil lebih maksimal dapat dicapai.
Itu aja? Enggak dong. Contohnya masih banyak lagi. Dari Mas Iwan Kurniawan selaku PR & Marketing Communication saya juga tahu bahwa QlueVision juga berencana untuk bekerja sama dengan pihak Rumah Sakit untuk mengatasi penculikan bayi. Melalui teknologi identifikasi wajah, jadi nanti hanya perawat dan petugas rumah sakit yang terdaftar dapat memasuki ruang bayi. Alhasil, orang asing yang berniat jahat tidak bisa melakukannya karena wajahnya tidak terdata ke dalam sistem.
Teknologi AI juga memungkinkan RS untuk mencegah tindakan kriminalitas penculikan bayi (dok. Getty Images)
Waw, keren banget inovasinya! Sebagai salah satu netijen yang turut merasakan manfaat positif dari kehadiran Qlue, saya turut menyambut baik solusi ini. Terlebih setelah Nvidia mendukung kegiatan Qlue. Mantul!

Kini Qlue telah memiliki lebih dari 50 kerja sama baik di bidang pemerintahan ataupun swasta, mulai dari sektor keamanan, kota mandiri, pemerintah kota, penanggulangan pascabencana dan bahkan industri. 

Dalam waktu dekat Qlue akan bekerja sama dengan Pemerintah Kupang, Nusa Tenggara Timur untuk mewujudkan Kupang sebagai smart city berikutnya di Indonesia. Saya berharap semoga diberikan kelancaran dan jangkauan kebermanfaatan Qlue terus meluas ke berbagai daerah lainnya sehingga semakin banyak smart city di Indonesia. Dengan begitu, mewujudkan Indonesia sebagai smart nation bukan lagi mimpi belaka. Sukses terus untuk Qlue!

Komentar

  1. Wadidaw keren jiwa ini teknologinya. Aku pikir selama ini Nvidia itu cuman buat graphic card aja ya..ternyata kerjasama bareng Qlue untuk artificial intelligence. Dengan ini smart city bukan sekedar mimpi lagi ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ka aku pun baru tahu kalau NVIDIA bisa diaplikasikan juga ke penerapan smart city. Soalnya selama ini tahunya hanya game aja. Mantap ya :D

      Hapus
  2. Pertanyaan sinpel, misalnya nih lensa kamera untuk analisisnya disemprotin kopi, atau yaaah kena cipratan lumpur hujan, apakah teknologi Qlue-nya masih bisa bekerja? ;)

    BalasHapus
  3. Kalau ada identifikasi wajah dan nomor kendaraan, lumayan butuh waktunya, kan di Indonesia, banyak sekali pengendara dengan mobilitas tinggi tapi menarik juga idenya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ka. Tapi kupikir dengan teknologi yg diusung oleh Qlue dan NVIDIA, rasanya enggak sesulit yg kita bayangkan.

      Hapus
  4. Pas nih kalau dipasang di semua titik, apalagi yang rawan kan, biar nggak ada begal atau tindak kejahatan bisa diminimalisir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ka. Itulah kenapa beberapa kota telah berkolaborasi dengan Qlue. Salah satunya untuk meminimalisir tindakan kriminalitas :D

      Hapus
  5. Woah kalau bener satu kota bisa jadi Smart City, jadi kaya di film-film yaa. Penjahat pun jadi susah kabur hihi. Ketauan soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebagai masyarakat kita pu juga bakal merasa lebih aman ya :D

      Hapus
  6. Dipasang di sudut jalan raya, kawasan umum seperti rumah sakit, ruko bisa mencegah kemungkinan terjadinya kejahatan atau paling tidak bisa melacak pelaku kejahatan. Biar seperti Singapura yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul ka. Makanya pelan-pelan kota besar di Indonesia menerapkan teknologi itu. Salah satu tujuannya adalah biar gak ketinggalan juga dengan negara lain :D

      Hapus
  7. Wah, sip deh. Semoga dengan adanya fasilitas ini segala bentuk kejahatan dapat diminimalisir :)

    BalasHapus
  8. Baru kedengeran lagi nih kiprah Qlue, pernah happening banget ya ini, makin banyak ya inovasiny.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Qlue identik dengan pemerintah Jakarta. Tapi sekarang telah menyasar kota-kota lain dan juga pihak swasta.

      Hapus
  9. Wah berasa jadi mantau semua ya karena kita bisa tahu dari warna warna yang ada. Memudahkan pemantauan ya inj

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sebagai masyarakat kita pun juga bakal merasa lebih aman karena ada teknologi yang mantau :D

      Hapus
  10. harapan ideal smart city hingga metamorfosa ke smart nation moga seiring satu nafas dengan perilaku masyarakatnya, makin dewasa dan sadar akan kemaslahatan yang lebih besar hingga turut ciptakan lalu lintas yang lancar :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin. Mudah-mudahan semakin banyak kota-kota besar di Indonesia yang menjadi smart city ya mas.

      Hapus

Posting Komentar