Impian yang "Anti-Mainstream"

Dalam menggantungkan impian, adakalanya kita harus jadi orang yang anti-mainstream. Menembus batas. Melebihi dari apa yang orang biasa cita-citakan.

Kalau sebagian besar orang bercita-cita mendapatkan beasiswa ke luar negeri, kita harus anti-mainstream dan ingin menembus batas cita-citanya. Bukan mendapatkan beasiswa, cita-citanya justru jadi pihak yang memberikan beasiswa.

  Kalau sebagian besar orang bercita-cita mendapatkan kesempatan untuk bekerja di tempat yang gajinya besar, kita harus anti-mainstream dan yang menembus batas cita-citanya. Misalnya ingin menciptakan kesempatan bagi banyak orang dan justru jadi orang yang memberikan gaji yang besar. Jadi bukan yang digaji, melainkan yang ngasih gaji

Kalau sebagian besar orang bercita-cita untuk menang suatu lomba baik skala nasional hingga internasional sesuai dengan bidang yang dimiliki, cita-cita kita miliki harus anti-mainstream. Misalnya bercita-cita jadi pihak yang menyelenggarakan lomba tersebut sehingga menelurkan orang-orang yang berkompeten/berprestasi di bidangnya. Jadi bukan yang dikasih kesempatan untuk mengembangkan diri, melainkan yang ngasih kesempatan bagi orang untuk mengembangkan diri

Dalam bercita-cita, jangan mau impiannya sekadar "mainstream". So, yuk bercita-cita yang "anti-mainstream"

Komentar