Malaysia Bertanya, Indonesia Menjawab ^O^


Pertanyaan2 ini saya copy paste dari http://www.indonbodoh.blogspot.com/, sebuah blog yang ditulis oleh WN MALAYSIA. Baiklah, dengan senang hati saya akan menjawab pertanyaan2 kalian dan membuktikan siapa yang lebih bodoh. Orang Indonesia atau pembuat blog ini. Catatan, Saya tidak mengatakan bahwa negeri tetangga itu orang bodoh, hanya saja pemilik blog ini bodoh. Orang Indonesia orang pintar. Nah, karena orang Indonesia pintar, jadi apa gunanya membalas kebodohan dengan kebodohan juga? Saya dan orang2 Indonesia lainnya akan membalas pertanyaan2 ini dengan KEPINTARAN, bukan dengan KEBODOHAN.

1. Tarian pendet budaya Indonesia atau budaya Bali?
Sepertinya pembuat blog harus banyak2 membaca lagi deh. Indonesia memiliki 33 provinsi. DAn bali adalah salah satunya. Simpel aja, karena Bali termasuk dalam Indonesia, maka otomatis TARI PENDET adalah BUDAYA INDONESIA. Dari pertanyaan ini dapat saya simpulkan bahwa pembuat blog tidak mengenal apa itu BALI dan berada dimanakah BALI itu. BALI itu bukan negara, pakcik, tapi sebuah provinsi di INDONESIA.

*Tarian goyang Inul budaya Indonesia atau seni pop dangdut yang dari lagu Hindustan?
Loh? Kenapa bawa2 Inul? Oke, akan saya jawab. Tari goyang Inul bukanlah budaya Indonesia, tetapi kreasi dari penyanyinya sendiri. Setiap penyanyi punya ciri khas masing2 kan?
Ya, benar, DANGDUT berasal dari INDIA. Nah, kalau Kita mengakuinya memangnya kenapa?

*Garuda itu helang Jawa atau dari metos India?
Di India memang ada mitos tentang Garuda. Tapi bukan berarti mentang2 di India ada mitos garuda, kita dengan serta merta menjadikan lambang garuda sebagai lambang negara dong? Kayaknya lebih baik Flashback dulu deh! Agama nenek moyang Indonesia adalah agama Hindu yang dibawa oleh orang2 India ke Indonesia. Nah, dari situlah terjadilah akulturasi budaya dan pengaruh agama Hindu terhadap budaya Jawa. Bahkan dari akulturasi itulah timbullah lukisan garuda pada beberapa candi sejak abad ke-16.GAruda dilukis di candi sebagai perlambang tenaga pembangunan dan merupakan bukti jenis burung ini sangat dekat dengan mitologi agama nenek moyang bangsa Indonesia yang kala itu bermayoritas umat Hindu. Di antaranya Candi Dieng, Candi Prambanan dan Candi Penataran. Untuk pembuat blog, pelajari lagi yaa.. apa akulturasi itu.

Lambang GARUDA diciptakan oleh tokoh nasional yangberasal dari Pontianak, Sultan Hamid II, menteri negara RIS. Ketika menjabat menteri negara itu ia ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan lambang negara Republik Indonesia. Setelah rancangannya berhasil diterima, selanjutnya ditetapkan sebagai lambang Negara Indonesia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 1951 tapi peresmiannya telah dilakukan sejak 11 Februari 1950.

*Teknik membuat batik dan corak batik Jawa itu khusus kepada Indonesia atau ada juga di Afrika Barat, Afrika Selatan, Jamaica, Malaysia?
Memang, di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkoksemasa Dinasti T'ang (618-907) serta di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794). Bahkan dii Afrika, juga ada teknik seperti batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke danWolof di Senegal. Namun ingat, itu semua SERUPA. SERUPA bukan berarti SAMA. Lagipula bukankah kata BATIK itu berasal dari bahasa JAWA, yakni AMBA dan NITIK??

Bahkan dalam literatur Eropa, teknik batik ini pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Inggris di Jawa semasa Napoleon menduduki Belanda. Pada 1873 seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 itulah batik mulai mencapai masa keemasannya. Nggak cuma itu aja, tetapi batik juga dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900. Hasilnya? Banyak publik yang terpukau akan keindahannya. Toh, pada 2 Oktober 2009 lalu dunia (UNESCO) sudah mengakui bahwa BATIK adalah BUDAYA ASLI INDONESIA. Orang2 UNESCO pintar2 dan berkompeten kok. Jadi gak mungkin kan kalo mereka asal mempatenkan BATIK tanpa menelusuri sejarah dan budaya itu sendiri?

*Indonesia mahu tuntut Borobodur sebagai ciptaan asli Jawa atau diinspirasi dari budaya India?
Untuk pembuat BLOG, lain kali belajar ANTROPOLOGI yaa.. belajar tuh tentang AKULTURASI. AKULTURASI adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri. Lagipula CANDI BOROBUDUR itu adalah CANDI BUDHA. Sedangkan INDIA bermayoritas ummat HINDU. Kalaupun ada unsur budhanya, itu bukan karena terinspirasi dari negara manapun, tetapi karena adanya pengaruh agama BUDHA pada masa kerajaan di daerah JAWA TENGAH. ASli ciptaan orang2 Indonesia tetapi terpengaruh dengan akulturasi antara budaya JAWA dan BUDHA. Ingat, gabungan adanya unsur agama BUDHA tanpa meninggalkan kebudyaan JAWA. Contohnya kayak gini, ARAB adalah negara bermayoritas ISLAM dan para musafir pernah membawa agama islam ke INDONESIA. Nah, bukan berarti budaya ARAB sama juga dengan budaya INDONESIA kan? Bukan berarti juga negara2 yang mayoritas agamanya sama memiliki budaya yang serupa juga kan??

*Indonesia mahu tuntut demokrasi sebagai budaya asal Indonesia?
*Indonesia mahu tuntut pilihanraya (mungkin maksudnya pemilu) untuk pemilihan rakyat sebagai budaya asli Indonesia?
*Indonesia mahu tuntut martabak sebagai makanan asli Indonesia dan bukan inspirasi dari India dan Timur Tengah?

Kali ini saya akan menjawab tiga pertanyaan secara sekaligus. Pertama, Untuk apa kita menuntut demokrasi dan pemilu sebagai budaya asal INDONESIA?? Belajar PKn lebih giat yaa.. pembuat blog. Demokrasi itu termasuk salah satu sistem pemerintahan di dunia (UNIVERSAL). Dan INDONESIA adalah salah satu penganutnya! Demokrasi itu bukan budaya, tetapi sistem pemerintahan. Pemilu itu juga bukan budaya, tetapi cara memilih pemimpin. Demokrasi dan pemilu tidak ada yang memiliki karena semua negara berhak memilih sistem pemerintahan dan cara memilih pemimpin masing2. Ketauan nih nilai PKn si pembuat blog rendah! hayo.. hayo.. ngaku??

Mang sih martabak berasal dari INDIA. Namun perlu diingat, martabak itu ada dimana2 (universal), gak cuman di INDIA dan Timteng aja. Bahkan di Jepang juga ada kok martabak. cuman ciri khasnya aja yang beda2. Untuk Indonesia sendiri punya martabak bangka. Sama aja kayak nasi goreng. hampir setiap negara punya nasi goreng kan? Jadi kalo INDIA mau menuntut martabak itu sebagai makanan khasnya, silakan saja. INDONESIA gak masalah tuh! Lagipula kita masih punya banyak penganan khas kok yang patut diperhatikan dan dipatenkan. Kayak gemblong, opak dan cucur.

***

Buat pembuat blog, jika ada pertanyaan silakan tanya aja, gak usah sungkan2. Dengan senang hati kita, orang INDONESIA akan menjawab pertanyaan2 kalian kok. Terima kasih atas pertanyaan2nya ^^U

Komentar